Senin, 18 Maret 2013

Baru Ku Pahami


                “Hahaha”
                Dia masih saja memainkan hal konyol itu didepanku. Tertawa sendiri, asyik sendiri. Kadang dia mencubit pipiku. Aku jengah dengan tingkahnya.
                “Kok nggak ditanggepin sih?”, Dia cemberut.
                “Kamu berisik tau nggak? Kamu nggak liat temen-temen pada belajar?”, Aku setengah membentaknya. Namun kuusahakan volume suaraku tidak menembus indera pendengar teman-temanku yang tengah asyik berkutat dengan buku pelajaran.
               

Sabtu, 16 Maret 2013

Cinta Pertama


                Aku menghempaskan tubuhku keatas kasur. Dikamar ini aku bebas melakukan apa saja. Selalu kamar ini yang menjadi saksi bisu atas segalanya yang pernah kulakukan disini. Berbicara sendiri, menangis sendiri, memukul-mukul guling, berbicara didepan cermin, dan hal-hal gila lainnya. Hanya kamar ini yang dapat mengerti mengapa aku melakukan hal-hal seperti itu.
           

Minggu, 10 Maret 2013

Try Out

Dari detik ini, gue udah gak bakalan ketemu ama yang namanya TRY OUT lagi! Hari ini adalah hari terakhir gue ngejajakin masa-masa TRY OUT disekolah gue. Hari terakhir Try Out ini memang sangat unik. Soal terlampir dimedia koran RADAR BANJAR. Memang rada aneh, jadi gue ngebaca soal, kaya ngebaca koran gitu. Super duper lebar -_- lebarnya 4kali lipat dari soal biasanya.

Awalnya dan Akhirnya...

Awalnya tak pernah terlintas dibenakku
Awalnya tak pernah terbayangkan bagiku
Awalnya aku tak mengenalmu
Kau pun tak mengenalku

Namun inilah rahasia yang baru terungkap
Rahasia Tuhan yang terbongkar
Kau dan aku saling mengenal
Berbagi senyum, ciptakan tawa

Awalnya tak ada rasa
Awalnya hanya terlukis canda
Namun Tuhan ciptakan rasa
Rasa yang mungkin bisa membuat gila

Senyum itu kini menari-nari disudut mata
Suara itu kini bersenandung menggema
Dicelah-celah telinga
Bayang diri itu slalu ada disetiap derap langkahku

Sabtu, 09 Maret 2013

Akankah?

Cinta...
Dengar angin beerbisik menyampaikan sejuta salamku
Sayang...
Dengar burung bernyanyi melantunkan melodi kasihku
 
Kasih...
Akankah kau rindu saat kurasa rindu?
Kasih...
Akankah kau gelisah saat kurasa resah?
Cinta...
Samakah apa yang kurasakan dengan yang kau rasakan?
 
Akankah cinta,
Kita satu hati?
Kita satu jiwa?
Kita sampai mati?
Kita selamanya?

Cinta Waktu Topeng?

Kenapa didunia ini harus ada  kata pisah, putus, cerai?
Bukankah kata-kata itu menyiksa kita sendiri?
Kenapa harus ada kata ketidak cocokan?
Bukankah pada awalnya kita mengagungkan keserasian yang menyatukan kita?

Kau menjawab...
Karena waktu...
Waktu yang telah membuka topeng yang menutupi kita
Waktu yang tak tepat untuk menyatukan cinta
Dan waktu kita memang diberikan Tuhan sampai disini saja

Tapi, bukankah kita memiliki cinta?
Cinta yang bisa mengalahkan waktu
Cinta yang bisa menerima apa adanya topeng yang telah tersembunyi
Cinta yang bisa menetralisir racun busuk didalam diri kita
Dan dengan cinta, Tuhan pasti luluh untuk menjadikan kita insan
yang tak terpisahkan oleh waktu...

oleh : Ilma Mahdiya
fb : https://www.facebook.com/ilma.mahdiya?fref=ts