Senin, 29 April 2013

Kecewa III (END)


Ini sambungan dari : Kecewa II

“Lo nggak nyadar?”, Aku mengernyitkan dahi. Mengambil sodoran bingkisan yang masih ditangan Riko, lalu membuangnya jauh ketengah jalan raya. “Yang baru, BELLA!”, Kataku menekankan kata Bella dikalimatku seraya berlalu pergi meninggalkan Riko pergi. Riko tak langsung mengejarku. Dia berbalik berlawanan arah dariku. Sepertinya dia ingin memungut bingkisan itu. Dan… bunyi yang keras sungguh membisingkan telingaku. Aku berbalik arah, inigin melihat apa yang menyebabkan bunyi yang mengejutkan itu. Sungguh pemandangan mengharukan. Riko.
               

Kecewa II

Ini sambungan dari : Kecewa


Aku menghempaskan tubuhku keatas kasur terempukku. Rasanya lelah sekali setelah menguras otak selama 4 hari ini . tiba-tiba ditengah lamunanku, aku teringat ketika Riko menyalami tanganku. Rasanya aku ingin mengulang detik-detik itu. Aku tak tahu perasaan apa ini. Apakah aku sudah mulai jatuh cinta pada lelaki itu? Tidak mungkin kalau menurutku.
               

Ustadz Jefri Al-buchori :')

Kali ini saya mau posting tentang sesuatu yang cukup sungguh menyayat hati saya hingga sekarang :’)
Wafatnya ustadz favorit saya, ustadz kesayangan saya. Ustadz Jefri Al-Buchori. Pantas saja, bukan apa-apa, bukan sok dekat atau apa, pantas saja, 2 atau 3 hari sebelum itu, saya pribadi mendapat pertanda aneh. Memang saya bukan kerabat dekat beliau, namun sungguh lah aneh pertanda itu.

Selasa, 23 April 2013

Kecewa


                Sudah satu tahun aku menjajaki masa SMA. Kata orang, masa SMA adalah masa terindah. Dimana kisah kasih terjalin bahagia dimasa ini. Kisah asik dan unik persahabatan akan terasa disini. Mungkin benar bagi sebagian orang. Bagiku, entahlah… aku tak merasakan sesuatu yang special dimasa ini. Sama saja. Sama ketika aku memulai sekolah dari TK, SD, SMP, hingga menjajaki masa ini.
                Aku mempunyai teman. Bahkan bisa dikatakan banyak. Akan tetapi tak ada yang bisa menjadi pendengar setia seperti buku harianku. Tak ada yang bisa dijadikan tempat ternyaman ketika aku menangis seperti kasurku. Tak ada yang selalu disampingku ketika aku butuh pelukan selain gulingku. Aku banyak mempunyai teman, tetapi bukan sahabat. Aku banyak menemukan pria baik yang mengatakan dia menyukaiku, tetapi tak ku terima sebagai kekasihku.
               

Efek UAN


Alamdulillahirobbil’aalamiin ya Allah, akhirnya berakhir juga yang namanya Ujian Nasional. Serasa hilang semua beban dikepala. Gak taulah hasilnya. Sekarang gue nggak mau lagi mikirin yang namanya kek gituan! Gue cuman bisa berdo’a semoga hasilnya memuaskan dan jalan untuk meraih masa depan yang gemilang dihadapan gue itu mudah dan lurus-lurus saja :D