Alamdulillahirobbil’aalamiin ya Allah, akhirnya berakhir
juga yang namanya Ujian Nasional. Serasa hilang semua beban dikepala. Gak taulah
hasilnya. Sekarang gue nggak mau lagi mikirin yang namanya kek gituan! Gue cuman
bisa berdo’a semoga hasilnya memuaskan dan jalan untuk meraih masa depan yang
gemilang dihadapan gue itu mudah dan lurus-lurus saja :D
Yang saya tulis adalah yang kamu baca. Yang saya tulis bukan berarti yang saya rasa. Yang kamu baca, bukan berarti pula yang kamu rasa. Yang pasti, tulisan adalah catatan bahwa saya pernah hidup dimasa lalu :)
Selasa, 23 April 2013
Senin, 18 Maret 2013
Baru Ku Pahami
“Hahaha”
Dia
masih saja memainkan hal konyol itu didepanku. Tertawa sendiri, asyik sendiri.
Kadang dia mencubit pipiku. Aku jengah dengan tingkahnya.
“Kok
nggak ditanggepin sih?”, Dia cemberut.
“Kamu
berisik tau nggak? Kamu nggak liat temen-temen pada belajar?”, Aku setengah
membentaknya. Namun kuusahakan volume suaraku tidak menembus indera pendengar
teman-temanku yang tengah asyik berkutat dengan buku pelajaran.
Sabtu, 16 Maret 2013
Cinta Pertama
Aku menghempaskan tubuhku keatas
kasur. Dikamar ini aku bebas melakukan apa saja. Selalu kamar ini yang menjadi
saksi bisu atas segalanya yang pernah kulakukan disini. Berbicara sendiri,
menangis sendiri, memukul-mukul guling, berbicara didepan cermin, dan hal-hal
gila lainnya. Hanya kamar ini yang dapat mengerti mengapa aku melakukan hal-hal
seperti itu.
Minggu, 10 Maret 2013
Try Out
Dari detik ini, gue udah gak bakalan ketemu ama yang namanya TRY OUT lagi! Hari ini adalah hari terakhir gue ngejajakin masa-masa TRY OUT disekolah gue. Hari terakhir Try Out ini memang sangat unik. Soal terlampir dimedia koran RADAR BANJAR. Memang rada aneh, jadi gue ngebaca soal, kaya ngebaca koran gitu. Super duper lebar -_- lebarnya 4kali lipat dari soal biasanya.
Awalnya dan Akhirnya...
Awalnya tak pernah terlintas dibenakku
Awalnya tak pernah terbayangkan bagiku
Awalnya aku tak mengenalmu
Kau pun tak mengenalku
Namun inilah rahasia yang baru terungkap
Rahasia Tuhan yang terbongkar
Kau dan aku saling mengenal
Berbagi senyum, ciptakan tawa
Awalnya tak ada rasa
Awalnya hanya terlukis canda
Namun Tuhan ciptakan rasa
Rasa yang mungkin bisa membuat gila
Senyum itu kini menari-nari disudut mata
Suara itu kini bersenandung menggema
Dicelah-celah telinga
Bayang diri itu slalu ada disetiap derap langkahku
Sabtu, 09 Maret 2013
Akankah?
Cinta...
Dengar angin beerbisik menyampaikan sejuta salamku
Sayang...
Dengar burung bernyanyi melantunkan melodi kasihku
Kasih...
Akankah kau rindu saat kurasa rindu?
Kasih...
Akankah kau gelisah saat kurasa resah?
Cinta...
Samakah apa yang kurasakan dengan yang kau rasakan?
Akankah cinta,
Kita satu hati?
Kita satu jiwa?
Kita sampai mati?
Kita selamanya?
Cinta Waktu Topeng?
Kenapa didunia ini harus ada kata pisah, putus, cerai?
Bukankah kata-kata itu menyiksa kita sendiri?
Kenapa harus ada kata ketidak cocokan?
Bukankah pada awalnya kita mengagungkan keserasian yang menyatukan kita?
Kau menjawab...
Karena waktu...
Waktu yang telah membuka topeng yang menutupi kita
Waktu yang tak tepat untuk menyatukan cinta
Dan waktu kita memang diberikan Tuhan sampai disini saja
Tapi, bukankah kita memiliki cinta?
Cinta yang bisa mengalahkan waktu
Cinta yang bisa menerima apa adanya topeng yang telah tersembunyi
Cinta yang bisa menetralisir racun busuk didalam diri kita
Dan dengan cinta, Tuhan pasti luluh untuk menjadikan kita insan
yang tak terpisahkan oleh waktu...
oleh : Ilma Mahdiya
fb : https://www.facebook.com/ilma.mahdiya?fref=ts
Langganan:
Postingan (Atom)