Selasa, 02 Juli 2013

Aku Melihat Cinta dimata Suamiku

Ini adalah hasil karyaku yang aku kirim di cerpenmu.com yang lolos moderasi pada tanggal 2 Juli 2013 dan menjadi cerpen pilihan dibulan Juli. Gak percaya? Nih aku kasih liat buktinya :)
#Recommended deh buat kalian baca juga :) Enjoy Reading yaa :)


                Berada diantara dua lelaki yang dicintai. Bahagia. Akan tetapi, aku harus memilih salah satu karena alasan tertentu. Cintaku sama besarnya. Aku tak mungkin memilih salah satu.  Karena memang tak ada yang pantas untuk dibuang. Aku tak sanggup jika harus hidup tanpa seorang diantara mereka. Mereka berperan sama untuk hidupku. Mencintaiku. Menyayangiku. Menjagaku. Bagaimana mungkin aku harus memilih salah satu diantara mereka?
               

Sabtu, 22 Juni 2013

Kisah yang Tak Sempurna ( Part III )

Baca dulu nih cerita sebelumnya : Kisah yang Tak Sempurna ( Part II )


Dua minggu setelah kejadian itu, hubunganku dengan Nayla berjalan normal seperti biasanya. Tak terasa hubungan kami sudah menginjak bulan ke-28 atau hari ke-840. Aku semakin sayang pada Nayla. Uangku pun sudah cukup untuk membelikan sepasang cincin tunangan untuk mengikat hubungan kami. Sepasang cincin didalam kotak merah kecil ini sebentar lagi akan kuberikan kepada kekasihku Nayla. Aku sudah tidak sabar menyematkan cincin ini dijari manis kirinya.

Kisah yang Tak Sempurna ( Part II )


Baca dulu nih cerita sebelumnya : Kisah yang Tak Sempurna ( Part I )

“Beh, kemaren ulang tahun Farid lo, mantan kamu. Kamu ngasih kado nggak? Hehe”, Aku mencoba membahas Farid. Lelaki yang pernah singgah dihatinya sebelum aku.
“Nggak beh, aku nggak ngasih kado”
“Lho, kenapa beh?”
“Aku nggak mau ngecewain kamu bibeh sayang”
“Makasih ya”, Aku tertegun atas ungkapannya yang barusan kudengar. Aku bangga memilikinya. Aku tersanjung atas cintanya, dan kesetiaanya dapat aku andalkan. Aku menjadi semakin yakin, bahwa dialah yang pantas untukku.
“Sama-sama. Beh, aku pulang dulu ya, ada janji sama bunda pengen kepasar”
“Iya deh beh, ayo”, Aku beranjak dari dudukku dan menghampiri sepeda motorku dan mengantarnya pulang kerumah.

Kisah yang Tak Sempurna ( Part I )


Cinta memang tak selamanya bisa indah
Cinta juga bisa berubah menjadi sakit
Begitu yang kurasakan kini
Perih hatiku
Tinggl kehancuran
Mengapa sebagian orang tua membatasi setiap anak mereka dalam memilih pasangan hidup? Padahal yang menjalani rumah tangga nantinya, bukan mereka, melainkan kami. Banyak salah seorang dari pasangan kekasih harus berkorban. Rela berpisah dengan pasangannya hanya karena paksaan sang orang tua.
Mengapa cinta kami mesti dipisahkan karena orang tua? Mengapa cinta kami mesti dipisahkan karena hal yang sama sekali tidak logis? Apa salahku? Sudah bertahun-tahun mereka membiarkan kami merajut cinta, namun kini kami dipisahkan. Apa salahku, sehingga kalian calon mertuaku, tega memisahkan kami?
***
   

Selasa, 28 Mei 2013

Long Distance Love (Part II - END)

Ini sambungan dari Long Distance Love ( Part I )

                       Di 6 bulan terakhir menuju kepulangannya kekota asalnya, dia jarang menghubungiku. Bahkan hanya untuk memberi kabar. Aku berusaha menepis pikiran-pikiran yang tak karuan diotakku. Mungkin dia sibuk. Itulah pikirku.

               

Senin, 27 Mei 2013

Long Distance Love ( Part I)


Aku mengaguminya. Akan tetapi aku tak berani berkenalan dengannya. Dia kakak kelasku. Kakak kelas yang sangat aku impikan. Sangat aku kagumi. Begitu aku dambakan. Selalu kumimpikan disetiap tidur lelapku. Setiap bertemu dengannya, aku hanya bisa menunduk, tak berani menatapnya. Mungkin bagiku cinta itu sungkan untuk menatap.
               

Jumat, 17 Mei 2013

Belenggu Rindu

Aku tak bisa membunuh waktu
Saat kau berada didekatku
Waktu tlah berhasil membunuhku
Saat ku sedang terlanda rindu

Betapa kuat senyummu kuasai fikiranku
Betapa kuat sentuhanmu menyetrum jiwaku
Namamu merantai panjang
Melekat disaraf ingatanku

Betapa rindu memasung erat fikiranku
Bawa aku terbang jauh tinggalkan alamku
Betapa aku terbelenggu dalam rindu
Mengubah segalanya dalam duniaku